Penyebab Aki Mobil Menjadi Lemah (Soak)

Penyebab Aki Mobil Menjadi Lemah (Soak)

Aki merupakan bagian penting dari sebuah kendaraan yang tidak dapat diabaikan sama sekali. Tanpa aki yang sehat, mobil tidak agan nyala atau bergerak. Oleh karena itu, pemilik kendaraan bertanggung jawab untuk rutin mengecek kondisinya sehingga Aki akan terus bekerja untuk kendaraan yang digunakan. Untuk memperpanjang umur Aki, maka perlu memeliharanya dengan benar.

Sangat penting untuk tahu bagaimana cara kerja aki mobil dan hal apa saja yang bisa membuatnya lemah (soak).

Bagaimana cara kerja Aki mobil?

Aki mobil asam timbal adalah perangkat penyimpan energi yang terbuat dari pelat timbal dan timbal dioksida. Pelat ini terendam ke dalam larutan elektrolit dengan persentase air mencapai 65% dan asam sulfat menyumbang 35% untuk larutan ini.

Saat Aki digunakan untuk menghidupkan mobil, aki lambat laun akan habis karena asam sulfat dalam larutan elektrolit akan habis meninggalkan proporsi yang lebih tinggi dari air. Sulfat dikembalikan ke asam selama proses pengisian. Aki menyediakan arus tinggi yang dibutuhkan oleh motor starter untuk menghidupkan mesin mobil. Setelah mesin dihidupkan, Aki akan diisi ulang oleh sistem pengisian yang digerakkan mesin.

Dalam proses ini, alternator mengambil energi yang diperlukan dari putaran mesin melalui sabuk untuk mengisi Aki. Saat mesin berjalan, alternator menghasilkan listrik untuk peralatan listrik mobil.

Apa yang membuat Aki lemah?

Seperti yang dikutip melalui situs teknologi BestLeisureBattery.co.uk, Ketika mobil terkena sinar matahari langsung di musim panas untuk waktu yang lama, hal ini dapat mempercepat proses korosi dan menguapkan elektrolit sehingga akan mengurangi masa pakai Aki dan membuatnya lebih lemah. Jadi, hindarilah mobil Anda berada di tempat yang panas yang terkena sinar matahari secara langsung dengan parkir di tempat yang teduh.

Aki harus dipasang dengan benar untuk menghindari getaran apa pun. Getaran ini dari waktu ke waktu mengguncang pelat di sekitar yang pada gilirannya membuat koneksi internal terputus. Akibatnya, Aki tidak akan terisi dengan benar.

Setelah Anda menyalakan mobil, pastikan untuk memanaskan ataupun mengemudikannya cukup lama agar Aki dapat diisi ulang kembali. Alternator membutuhkan waktu untuk mengisi ulang Aki setelah melepaskan energinya saat menghidupkan mesin. Jika tidak, Aki akan tetap kekurangan daya yang tidak cukup untuk memberikan arus tinggi ke motor starter.

Menjaga lampu depan atau sistem musik tetap menyala saat mesin dimatikan akan menguras Aki dari waktu ke waktu. Hindari mencolokkan pengisi daya untuk jangka waktu yang lebih lama untuk mencegah Aki habis.

Korosi pada terminal Aki sama berbahayanya dengan Aki seperti hal lainnya. Selalu bersihkan terminal Aki dengan hati-hati sekali atau dua kali dalam sebulan. Pastikan untuk memakai sarung tangan dan pelindung mata. Bubuk putih pada terminal beracun dan tidak boleh bersentuhan dengan kulit.

Nah itu saja artikel kami kali ini semoga bermanfaat.

COMMENTS

WORDPRESS: 0